Sejarah KPU Kab. OKU

By KPU Kab. OKU 26 Feb 2019, 13:39:08 WIB

Berita Foto Populer

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kabupaten Ogan Komering Ulu yang ada saat ini merupakan periode keanggotaan keempat yaitu periode 2019 – 2024 setelah sebelumnya periode kedua 2013 – 2018 menyelesaikan masa tugasnya.

Keberadaan KPU, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota saat ini memiliki landasan hukum yang sangat kuat. Selain didasarkan pada konstitusi negara pasal 22E Undang-Undang Dasar 1945 juga telah memiliki Undang-Undang tersendiri yaitu  Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum.

Dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Penyelenggara Pemilu diatur mengenai penyelenggara Pemilihan Umum yang dilaksanakan oleh suatu Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang bersifat nasional, tetap, dan mandiri. Sifat nasional mencerminkan bahwa wilayah kerja dan tanggung jawab KPU sebagai penyelenggara Pemilihan Umum mencakup seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sifat tetap menunjukkan KPU sebagai lembaga yang menjalankan tugas secara berkesinambungan meskipun dibatasi oleh masa jabatan tertentu. Sifat mandiri menegaskan KPU dalam menyelenggarakan Pemilihan Umum bebas dari pengaruh pihak mana pun.

Independen dan non partisan inilah label baru yang disandang oleh KPU saat ini. KPU baru ini terdiri atas para anggota yang dipilih dari orang-orang yang independen dan nonpartisan. Pembentukan KPU yang demikian tidak bisa bisa dilepaskan dengan aktivitas KPU masa lalu, yaitu pada pemilu 1999. Pada saat itu KPU beranggotakan para fungsionaris partai peserta Pemilu. Dalam perjalanan KPU saat itu, publik melihat secara jelas bagaimana sangat kuatnya unsur kepentingan (interest) mewarnai setiap kegiatan KPU, sehingga sangat sering dalam pembahasan keputusan-keputusan KPU harus menghadapi situasi deadlock.

Kenyataan ini tentu tidaklah menggembirakan, khususnya dilihat dari sudut pengembangan citra dan perkembangan KPU sebagai lembaga penyelenggara Pemilu. Atas dasar pemikiran bahwa KPU sebagai lembaga penyelenggara Pemilu seharusnya bebas dari tekanan kepentingan-kepentingan, serta kuatnya tuntutan dari banyak pihak bahwa lembaga penyelenggara Pemilu harus bersih dari intervensi partai politik dan pemerintah, maka DPR bersama Pemerintah mengeluarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2018 yang secara tegas menyatakan bahwa anggota KPU terdiri dari orang-orang independen dan non partisan. Sifat independen dan nonpartisan KPU saat ini tercermin dari proses seleksi calon anggota KPU yang terbuka dan melalui beberapa tahapan yang sangat ketat serta dilakukan oleh Tim Seleksi yang independen yang terdiri dari akademisi, profesional dan masyarakat umum.

Nama yang ditetapkan KPU Provinsi Sumatera Selatan kemudian disahkan dan diangkat menjadi anggota KPU Kabupaten Ogan Komering Ulu untuk Periode 2019-2024 sebagai berikut :

1. Naning Wijaya, ST, Sebagai Ketua

2. Yudi Risandi, S.Sos, M.Si, Sebagai Anggota

3. Jaka Irhamka, SH, Sebagai Anggota

4. Dony Mardiyanto, SH, Sebagai Anggota

5. Rahmad Hidayat,SHi Sebagai Anggota

Dengan terbentuknya KPU Kabupaten Ogan Komering Ulu periode 2019 - 2024 yang beranggotakan 5 (lima) orang dan bukan berasal dari partai politik, sehingga diharapkan betul-betul dapat melaksanakan tugasnya secara independen dan nonpartisan.